Kala itu, ribuan sukma rela terkorban

Merebut kembali Sang Garuda yang disesatkan jalan pulangnya  

Satu persatu mereka jatuh dan bangkit kembali

Dengan satu pijakan, bahwa Sang Garuda pasti kembali  

 

Wahai sayap-sayap garuda

Ingatlah tatkala ikrar sakralmu lantang terucap

Meski waktu terus berlari dan niscaya berganti

Janji akan selalu menuntut bukti

 

Wahai sayap-sayap garuda     

Adakah kau lupa mengepakkan sayapmu?

Ataukah kau terlena oleh sepoi angin kenikmatan?

Hingga hari ini, kau seakan tertidur berselimut ketidaktahuan

 

Wahai sayap-sayap garuda

Tak pernahkah kau lihat dimana kakimu berpijak?

Kemana lagi arah yang kau tuju?

Sementara kau berdiri di atas darah perjuangan

 

Sayap-sayap garuda,

Tinggalkanlah sangkar kemalasanmu

Ingat, langit diatas sana masih sama

Namun daratan di bawahnya

Terbentur kepuasan yang tak ada habisnya  

 

Bantul, 28 Oktober 2017

Muhammad Arinal Haq

 

 

Biodata Penulis

Penulis bernama lengkap Muhammad Arinal Haq. Penulis kelahiran Jepara, 06 Januari 1999 ini kini tengah menempuh studi di Jurusan Matematika Universitas Gadjah Mada Angkatan 2017. Penulis saat ini beralamat di Krapyak Wetan, Rt 10 Pangggungharjo, Sewon, Bantul, DIY. Penulis dapat dihubungi melalui No.HP/WA 0895355095428 dan email haqalkhawarizmi@gmail.com serta id line muharinalhaq.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *