Hari Kedua Youth Journalist Movement

Sabtu (18/11) pukul 08.00 sampai 15.30, kegiatan Youth Journalist Movement yang dilaksanakan pada hari kedua semakin memecah atmosfer keheningan peserta. Acara tersebut diikuti oleh 18 peserta yang berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gajah Mada (UGM). Youth Journalist Movement merupakan rangkaian acara Dies Natalis ke-62 Fisipol UGM.

Pada seminar kali ini terbagi menjadi dua sesi dengan menghadirkan Engelbertus Wendratama dan Ateng. Namun, Ateng yang berhalangan hadir digantikan oleh Ifhdal Zaky. Engelbertus Wendratama adalah staf pengajar jurnalisime online di Departemen Ilmu Komunikasi UGM, sedangkan Ifdhal Zaky adalah mahasiswa di Statistika UGM.

Sesi pertama disampaikan oleh Engelbertus Wendratama. Materi yang disampaikan secara umum, yaitu cara menulis sebuah liputan atau reportase. Ia pun menceritakan jurnalistik zaman dahulu tidak semudah dibandingkan jurnalistik zaman sekarang. Seperti keterbatasan kemampuan kamera dengan film dalam membidik hanya sebuah foto.

“Hal-hal yang paling bernilai dalam liputan adalah penting dan menarik,” kata Wendratama yang selalu menekankan poin tersebut.

Setelah itu, Wendratama menyuruh peserta untuk mempraktikan teori tersebut. Pihak panitia telah mendatangkan perwakilan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UGM untuk diwawancarai oleh setiap peserta. Kemudian, Wendratama menghadiahkan dua karya bukunya yang berjudul “Jurnalisme Online” kepada peserta yang berani mempresentasikan hasil praktiknya. Dua peserta yang beruntung adalah Patrick dari SMA Kolese De Britto dan Nuha dari SMA Negeri 5 Yogyakarta.

Sesi kedua dengan materi Fotografi Jurnalistik disampaikan oleh Ifdhal Zaky. Ia menjelaskan bahwa fotografi pun penting dalam jurnalistik. Tak berhenti pada aktivitas mendengarkan saja, tetapi peserta diharapkan dapat menghasilkan foto yang sesuai dengan kaidah jurnalisme. Maka dari itu, ia meminta kepada peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk praktik lapangan. Masing-masing kelompok mendapatkan tugas berupa hasil foto dari kegiatan di sekitar Fakultas Ilmu Sosial Politik UGM.

Karena pembagian kelompok itu, hubungan antarpeserta Youth Journalist Movement semakin akrab. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyak peserta yang saling berbicara. Bahkan, mereka saling bertukar media sosial khususnya instagram.

Ditulis oleh:

Tata – SMAN 5 Yogyakarta

One thought on “Hari Kedua Youth Journalist Movement”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *