Festival Pelajar Jogja 2017

Sharingbareng.com – Jum’at dan Sabtu 10-11 November 2017 Forum Komunikasi Pengurus OSIS (FKPO) Yogyakarta menyelenggarakan Festival Pelajar Jogja 2017. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama antarsekolah-sekolah yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Festival Pelajar Jogja 2017 ini dislenggarakan 2 hari. Pada tanggal 10, festival ini diselenggarakan di Benteng Vredeburg dan di hari berikutnya diselenggarakan di Monumen Serangan Umum Satu Maret. Festival Pelajar Jogja tahun ini berhasil menghadirkan kurang lebih 2000 orang audiens.

Pada hari Jum’at, festival pelajar jogja ini menyajikan kegiatan berbentuk festival yang diisi oleh stand-stand dari berbagai sekolah yang ada di DIY. Dalam stand ini, setiap sekolah bebas menunjukkan apa yang menjadi ciri khas sekolahnya. Seperti produk, ketrampilan, karya, maupun profil sekolah. Selain stand, juga terdapat penampilan hiburan dari pelajar-pelajar lainnya seperti band, akustik, dan drama. Festival di hari Jum’at ini dibuka pukul 16.00 WIB dan ditutup pukul 21.00 WIB

Pada hari Sabtu, festival ini menyajikan pentas seni yang menampilkan persembahan dari pelajar-pelajar DIY. Pentas dibuka pada pukul 16.00 WIB dengan alunan musik dari Jogja Symphony Orchestra (JSO). Kemudian dilanjutkan dengan penampilan-penampilan pentas seni lain. Acara di hari sabtu ini ditutup dengan penampilan istimewa dari bintang tamu yaitu Dilaog Dini Hari dan Bravestory.

Di hari Sabtu juga, diberikan penghargaan kepada pelajar-pelajar berprestasi yang masuk ke dalam nominasi. Penghargaan ini diberikan berdasarkan jumlah likes di instagram FKPO. Kategori Pelajar Olahraga dimenangkan oleh Valencia Angelique dari SMA Stella Duce 1 Yogyakarta, sementara kategori Pelajar Seni dimenangkan oleh Anton Yoga dari SMA Kolese De Britto. Terpilih juga Putra Putri Pelajar DIY, Muhammad Khalid dari SMA N 1 Yogyakarta dan Cerry Kartika dari SMA N 10 Yogyakarta.

“Kegiatan ini berawal dari keprihatinan tentang persatuan pelajar di DIY. Akhir-akhir ini banyak perpecahan yang terjadi di kalangan pelajar. Sekolah A yang menjadi musuh bebuyutan dari sekolah B dan kasus-kasus serupa. Berangkat dari keprihatinan tersebut, FKPO DIY memiliki gagasan untuk mempersatukan pelajar di DIY, dimulai dari membuat kegiatan bersama sekolah-sekolah di DIY. Diharapakan, melalui Festival Pelajar Jogja ini, pelajar memiliki sarana untuk saling mengenal dan memperkuat persaudaraan untuk masa depan bangsa”’ tandas Difa Steering Committee (SC)Festival Pelajar Jogja 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *