Cerita tentang Jurusan Ilmu Ekonomi

Siswa SMA khususnya kelas 12, sudah sepantasnya mencari informasi detail terkait dengan berbagai jurusan kuliah yang ingin ditempuh untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang Jurusan Ilmu Ekonomi untuk jenjang S1. Jurusan Ilmu Ekonomi atau sering disebut dengan IE merupakan salah satu jurusan yang terdapat di Fakultas Ekonomi’ka’ dan Bisnis (FEB) di berbagai universitas. Di Indonesia, untuk level Sarjana, jurusan ini sering disebut juga Ekonomi Pembangunan (EP) atau Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP).

Ketika saya masuk sebagai mahasiswa IE di FEB UGM, pertanyaan yang sering saya dapati adalah, “Mas kuliah dimana?”, spontan saya jawab “Ilmu Ekonomi UGM”. Kemudian mayoritas penanya akan memberikan feed back berupa “Oh ekonomi, manajeman atau akuntansi?” , pertanyaan seperti itu langsung saya sambut dengan penjelasan “Saya jurusan Ilmu Ekonomi yang murni” atau sering saya menimpali “Ekonomi Pembangunan”. Sepengalaman saya samapai sejauh ini, masyarakat Indonesia masih belum familiar dengan nama jurusan IE, sekalipun para orang-orang terpelajar. Sebagain hanya paham kalau di Fakultas Ekonomi itu hanya ada dua jurusan yaitu Akuntansi dan Manajemen. Sebagian lagi lebih familiar dengan sebutan Ekonomi Pembiangunan atau Studi Pembangunan. Saya mau sedikit cerita saja, nama IE memang baru popular sekitar satu dasawarsa terakhir. Sepengetahuan saya, UGM dan UI menjadi pelopor bagi kepopuleran pergantian nama dari IESP ke IE. Di UGM sendiri nama jurusan IESP secara resmi berubah menjadi IE di sekitar tahun 2007. Jadi jangan heran kalau jurusan IE masih belum populer. Sehingga buat teman-teman yang minat kuliah di IE ataupun para alumni IE punya tugas mulia untuk memperkenalkan jurusan IE ke masyarakat.

Diluar negeri khusunya di negara-negara maju sebutan untuk  jurusan atau major IE adalah Economics, singkat kan? Kata Economics secara bahasa terdiri dari Economic + s. Huruf ‘s’ yang berada di akhir kata Economic menjadi penjelas bahwa yang dimaksud adalah Ilmu Ekonomi. Sebagaimana bahasa Inggris dari Matematika adalah Mathematics ataupun Fisika adalah Physics, Ilmu Ekonomi juga dapat disebut dengan Ekonomika. Namun istilah tersebut kurang familiar kecuali pada FEB UGM yang mana huruf ‘E’ merupakan kepedekan dari Ekonomika.

Definisi dan Konsentrasi

Ilmu Ekonomi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menentukan pilihan dengan kondisi adanya sumber daya yang terbatas untuk mencapai kesejahteraan. Cakupan dari Ilmu Ekonomi ada dua yaitu Ilmu Ekonomi Mikro dan Ilmu Ekonomi Makro. Pada Ilmu Ekonomi Makro, yang menjadi subjek dalam menentukan pilihan adalah individu ataupun sekumpulan individu seperti perusahaan atau industri.  Contohnya bagaimana seorang individu mengalokasikan pendapatannya untuk membeli berbagai kebutuhan yang harus dikonsumsi ataupun bagaimana sebuah perusahaan menentukan kapasistas produksinya. Sementara yang menjadi subjek dalam aspek makro adalah negara yang mana segala objek yang digunakan untuk menentukan pilihan memiliki sifat agregat atau kumpulan dari berbagai individu. Dalam pembahasan makro terdapat berbagai aspek yang akan dilihat seperti inflasi, pengangguran, suku bunga, dan berbagai variabel makro lainnya.

Ketika memasuki semester 6, secara natural mahasiswa akan memilih topik sepsifik atau bisa disebut dengan konsentrasi yang akan digeluti lebih detail sekaligus biasanya digunakan untuk menjadi topik skripsi.

Secara umu terdapat lima kategori konsentrasi yang dapat dipilih yaitu:

  1. Ekonomika Pembangunan

Konsentrasi Pembangunan dapat diambil apabila mahasiswa tertarik dengan isu-isu pembangunan seperti pengentasan kemiskinan dan juga ketimpangan.

  1. Ekonomika Publik

Konsentrasi Publik dapat diambil apabila mahasiswa tertarik dengan kebijakan fiskal seperti pembahasan alokasi anggaran negara ataupun tentang kebijakan keuangan daerah

  1. Ekonomika Moneter

Konsentrasi Moneter diperuntukkan bagi mahasiswa yang tertarik dengan berbagai kebijakan moenter yang dilakukan oleh bank sentral.

  1. Ekonomika Bisnis

Konsentrasi Bisnis diperuntukkan bagai mahasiswa yang tertarik untuk mengkaji sebuah bisnis proses dari perusahaan ataupun bisnis tertentu dengan berbagai alat analisis ilmu ekonomi.

  1. Ekonomika Internasional

Konsentrasi Internasional dapat diambil oleh mahasiswa yang tertarik untuk menganalisis bidang perdagangan ataupun keuangan internasional seperti ekspor-impor dan juga manajemen utang luar negeri.

Dilema Mahasiswa Baru

Umumnya yang dibayangkan oleh para siswa yang ingin masuk jurusan IE ataupun mahasiwa baru yang baru saja diterima sebagai mahasiswa IE adalah jurusan ini merupakan jurusan yang penuh dengan hafalan. Saya mencoba meluruskan bahwa jurusan ini adalah jurusan yang penuh dengan logika dan juga berbagai hitungan matematis dengan porsi 75 % kira-kira, sementara itu sisanya barulah tentang hafalan. Oleh karena itu jurusan ini sebenarnya sangat cocok untuk anak SMA jurusan IPA yang sangat menggemari matematika namun kurang ahli di bidang trigonometri dan geometri, karena dua cabang ilmu matematika tersebut tidak di ajarkan di level S1 Ilmu Ekonomi. Berbagai bentuk aljabar linier, differensial, dan integral adalah makanan harian anak Ilmu Ekonomi untuk membuat sebuah permodelan ekonomi yang mana model tersebut digunakan untuk menjelaskan dan memberikan solusi dari berbagai permasalahan ekonomi yang ada baik mikro maupun makro. Saya sendiri merupakan mahasiswa IE yang berasal dari jurusan IPA ketika SMA. Bagi teman-teman yang duduk di jurusan IPS tidak perlu khawatir, meskipun di IE terkesan sangat matematis, namun semua permasalahan matematis itu bisa dipelajari dan tidak akan menjadi kendala besar apabila teman-teman serius belajar. Lulusan terbaik dari angkatan saya di tahun 2017 juga anak IPS kok ketika dia SMA.

Oh iya mungkin saya juga ingin sedikit membahas terkait IE dan Ekonomi Islam. Sebagaimana yang kita ketahui saat ini sudah banyak berbagai program studi yang bernama ekonomi Islam. Lantas apakah IE itu tidak Islami? Jawaban dari petanyaan tersebut tidak serta merta iya ataupun tidak, perlu penjelasanlebih detail. IE mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan sitem perekonomian yang realitanya dipraktekkan di dunia. Contohnya di IE dipelajari bagaimana sistem bank sentral bekerja ataupun bagaimana suku bunga mempengaruhi orang untuk cenderung menabung. Di sisi lain terdapat berbagai praktik ekonomi yang saat ini diterapkan, dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu Ekonomi Islam hadir untuk membahas berbagai kegiatan ekonomi yang sesuai dengan nilai-nilai ideal yang diajarkan Islam. Namun apakah nilai-nilai ideal tersebut sudah bisa diterapkan seutuhnya? Jawabannya belum tentu bisa. Dengan demikian kita tidak dapat mengkomparasikan secara langsung bahwa Ekonomi Islam merupakan ilmu ekonomi yang Islami sementara itu IE merupakan ilmu yang tidak Islami sama sekali. Selama ilmu tersebut bermanfaat, mengapa tidak diajarkan sehingga bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari?

Usaha dan Progress Menghadapi Dilema

Saya hanya menyarankan dua cara ketika teman-teman memiliki berbagai dilema ketika berkuliah di Jurusan IE. Kedua cara tersebut adalah rajin belajar dan banyak bergaul. Mungkin terlihat normatif atau bahkan terlihat tidak sinkron, kok bisa rajin belajar sambil bergaul? Jawabannya sih bisa-bisa aja. Ketika saya menjadi mahasiswa di IE di UGM khususnya di semester awal, satu angkatan sangat kompak bukan hanya untuk main muter-muter jogja saja, namun juga untuk mengerjakan tugas. Sehingga bisa diartikan sebagai bermain sambil belajar atau bahasa umumnya belajar kelompok.  Jangan sampai teman-teman tidak akrab dengan satu angkatan. Hal tersebut bisa berbahaya bagi kelangsungan hidup akademik kalian selama berkuliah di jurusan IE. Selain bergaul dengan satu angatan bisa juga melakukan pendekatan dengan kakak-kakak angkatan sehingga dapat lebih paham gambaran kedepan dari kehidupan mahasiswa IE mulai dari akademik, organisasi kampus, hingga dunia karir.

Setelah tamat mau kemana?

Ketika saya masih maba (mahasiswa baru), Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi FEB UGM pernah berpesan bahwa seorang lulusan Ilmu Ekonomi adalah Ekonom. Lalu siapa sih ekonom itu? Saya mendefinisikan bahwa ekonom atau ahli ekonomi merupakan orang yang memiliki kemampuan untuk menjelaskan mengapa sebuah permasalahan ekonomi dapat terjadi dan mampu meberikan solusi dari permasalahan tersebut. Namun umumnya seseorang baru dapat benar-benar disebut ekonom apabila sudah menamatkan studi lanjut bidang doktor ataupun minimal master dan memiliki berbagai karya dalam bentuk tulisan ilmiah ataupun kajian publik terkait dengan berbagai permasalahan  ekonomi. Jadi teman-teman, bagi kalian yang berminat untuk studi di jurusan IE, ketika kalian tamat setidaknya kalian bisa disebut ekonom pemula, seperti saya sekarang ini ☺.  Salah seorang dosen saya juga pernah bilang bahwa sepengalaman beliau selama mengajar, kira-kira 80% dari sarjana lulusan IE akan melanjutkan studi level Master atau S2.  Sehingga saya merekomendasikan buat teman-teman yang benar-benar punya ketertarikan di bidang ekonomi secara luas, masuk saja di jurusan IE. Secara natural kalian akan terdorong untuk melakukan studi lanjut di bidang master bahkan doktor.

Terkait dengan tempat untuk berkontribusi dalam mengaplikasikan ilmu yang di dapat semasa berkuliah S1 IE ada dua jenis tempat yaitu Swasta dan Lembaga Negara.  Baik di swasta maupun di lembaga negara, lulusan IE sangat diperlukan untuk berbagai bidang seperti lembaga penelitian, analis, ahli keuangan. Banyak sekali lembaga penelitian ataupun lembaga survei yang membutuhkan lulusan IE untuk mengerjakan berbagai research project di lembaga tersebut khususnya riset yang terkait dengan kajian sosial dan ekonomi. Peneliti itu bukan hanya dosen lho ya, ada juga profesi peneliti yang khusus di dunia riset semata. Selain itu lulusan IE juga bisa menjadi analis data di berbagai perusahaan konsultan bisnis. Hal ini disebabkan anak-anak IE cenderung memiliki keahalian di bidang statistik dan bisnis dibandingkan anak staitik murni ataupun bisnis semata. Yang terakhir tentu saja di bidang keuangan ataupun perbankan. Bank merupakan aspek penting dalam kegiata perekonomiaan negara, maka tak heran kalau terdapat berbagai mata kuliah keuangan dan perbankan di jurusan IE. Selain itu dengan berbagai kemampuan analitis yang diajarkan ketika kuliah di IE, sangat dimungkinkan pula bahwa anak IE akan menjadi pebisnis maupun politisi yang ulung.

Terdapat berbagai lembaga riset yang fokus di bidang ekonomi baik tingkat nasional maupun internasional sebagai contoh adalah Semeru, Survei Meter, JPal, dan juga WolrdBank. Silakan teman-teman cari tahu lebih lanjut tentang nama-nama lembaga tersebut dengan bertanya ke Prof. Google. Selain itu lembaga negara seperti BI (Bank Indonesia), OJK (Otoritas Jasa Keuangan), LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), dan berbagai kementrian ataupun dinas daerah yang terkait dengan isu ekonomi dan keijakan publik dapat menjadi pilihan anak IE untuk berkarir nantinya. Anak-anak IE itu berpeluang besar menjadi pejabat negara sekelas menteri bahkan Presiden sekalipun. Teman-teman tentu saja tahu nama Pak Moh. Hatta kan? Atau Pak Boediono? Atau Bu Sri Mulyani? Mereka merupakan orang-orang yang di level S1 berada di jurusan IE.

Yang terakhir saya mau berpesan, ketika teman-teman nantinya belajar di level S1 khusunya IE, cobalah untuk benar-benar seirus belajar supaya setalh lulus nanti teman-teman dapat meberikan kebermanfaatan yang luas melalui ilmu ekonomi yang teman-teman kuasai. Jangan lah memikirkan pekerjaan ataupun jabatan secara mendalam terlebih dahulu, namun fokuslah berlajar untuk menguasi bidang Ilmu Ekonomi secara dalam sesuai konsentrasi yang teman-teman minati. Selain itu saya menyarankan supaya teman-teman meluangkan waku untuk belajar bahasa asing minimal bahas Inggris dan mendapatkan nilai memuaskan di berbagai tes bersertifikat untuk bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS. Selain itu teman-teman juga perlu meningkatkan kemampuan untuk berkomunikasi secara persuasif dan berbicara di depan umum.  Spengalaman saya berdasarkan berbagai mahasiswa dan alaumni IE saya kenal, ketika seorang lulusan IE memang memiliki kapasitas ilmu yang berkualitas baik, maka bukan pekerjaan atau jabatan yang perlu dicari, namun pekerjaan dan jabatan-lah yang akan mencari orang berkualitas tersebut.

Sekian yang dapat saya bagikan apabila ada pertanyaan lebih detail bisa disampaikan melalui email sfihsani@gmail.com. Terimakasih

 

Oleh:

Salim Fauzanul Ihsani,

Alumni Ilmu Ekonomi UGM 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *