KAPAN LAGI INTERNSHIP DI tvONE?

“Kalau niat teguh, pasti dilancarkan”

Kalimat itu yang saya terus pegang sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Saya Rhenez Alitdo, dulu entah kenapa saya tidak pernah berniat untuk masuk ke SMA, dipikiran saya hanya ingin masuk SMK, ya walaupun belum tahu kedepannya seperti apa. Lagi-lagi entah bisikan dari mana saya tertuju ke Jurusan Multimedia, yang bahkan belum saya tahu sebelumnya “itu jurusannya gimana yaa”

Setelah masuk di Jurusan Multimedia, saya merasa lega karena beranggapan “ya ini memang dunia saya”. Awalnya saya berasumsi di jurusan ini saya hanya akan belajar caranya edit foto. Tapi asumsi saya salah, jauh lebih dari itu. Dulunya bahkan saya tidak punya basic apa-apa dibidang ini. Jangankan basic, laptop saja baru saya dapat saat masuk SMK, hehe. Akhirnya masuknya saya di Jurusan Multimedia ini menambah beberapa keahlian saya dibidang Multimedia, saya belajar banyak tentang fotografi, desain grafis, video editing, dan proses pembuatan atau produksi film. “Beruntungnyaaaaa saya ngga salah jurusan”

Alhamdulillah, masuk jurusan Multimedia di SMK adalah jalan saya yang mengantarkan saya sampai sekarang. Bermodalkan ilmu yang saya dapatkan di bangku SMK itu yang mengantarkan pilihan saya di bangku kuliah.

Pilihan saya dari awal masa-masa pendaftaran kuliah adalah Jurusan Ilmu Komunikasi, yang saya piker masih sejalan dengan jurusan saya di SMK. Dan dengan berbagai drama SNMPTN dan SBMPTN akhirnya saya dinyatakan lolos sebagai Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Riau dari jalur SBMPTN…. karena SNMPTN-nya ngga lulus, hehe.

Ngomong-ngomong tentang Jurusan Ilmu Komunikasi, yang orang bilang jurusan gampang, padahal ngga segampang itu lho. “Jurusan Komunikasi? Kok komunikasi dipelajari? Kan tiap hari semua orang juga saling komunikasi”  Oke, Ilmu Komunikasi bukan sekedar belajar cara ngomong, cara ngobrol, cara cuap-cuap yang sehari-hari dilakuin. Di jurusan Ilmu Komunikasi, malah kita bakal pelajari dari dasarnya banget, komunikasi itu apa, komunikasi itu mulai kapan, malahan kita juga bakal tau sejarah dasar komunikasi, konsepnya, teorinya (ini satu mata kuliah juga ngga bakal kelarrrr, teorinya buanyak).

Oke disamping itu, lagi-lagi saya merasa beruntung masuk jurusan Ilmu Komunikasi. Hati saya ngomong “Alhamdulillah, ngga salah jurusan juga” untuk kedua kalinya setelah SMK. Mahal di jurusan Ilmu Komunikasi saya lebih banyak belajar konsep bikin project komunikasi, dari Program TV, Iklan, sampai Film, beda sama SMK dulu, di kuliah ini saya lebih mempelajari mendalam dari konsep 0 ke 100% hasilnya. Tapi karena saya ngerasa ini passion saya, jadi ngga ada beban sama sekali.

Balik lagi ke kalimat diawal tadi, “Kalau niat teguh, pasti dilancarkan”

Kalimat itu saya pegang terus sejak duduk di semester 3. Di semester 3 saya terus berusaha buat mantapin diri kalau saya harus bisa magang di stasiun televisi di Jakarta. Entah itu di tv mana, hehe. Sampai-sampai niat saya itu saya tulis di halaman paling belakang buku catatan mata kuliah saya. Di jurusan saya ini, nantinya di akhir semester 6 saya harus sudah menemukan tempat untuk saya magang. Banyak yang beranggapan saya terlalu terburu-buru buat mikirin itu, karena ya saat itu saya masih semester 3. Lagi-lagi saya bilang, kalau niat ya harus dikuat-kuatin.

Sampai akhirnya, saya sudah berada di semester 6. Di awal semester 6 saya lebih terpacu untuk mencari segala informasi pendaftaran magang di berbagai media di Jakarta. Alhasil dari proses mencari info di google soal penerimaan program magang, saya list beberapa email stasiun tv yang saya dapat. Saya mulai menyiapkan segala macam berkas-berkas yang disyaratkan, seperti surat pengantar dari kampus, CV, bahkan proposal permintaan magang saya selesaikan di awal-awal semester 6.

Saya ingat, bulan April 2017 lalu, saya sudah memulai perjalanan panjang untuk bisa magang di stasiun tv di Jakarta. Di bulan April itulah saya mulai mengirimkan berkas-berkas permohonan magang di beberapa stasiun televisi, kalau tidak salah ada 4 stasiun televisi yang saya tuju.

Setelah saya selesai mengirim segala syarat dan berkas-berkas itu, ternyata tidak secepat yang saya duga. Awalnya saya mengira paling seminggu lagi dapat balasan. Eh ternyata proses yang harus saya hadapi selanjutnya adalah kesabaran. Saya harus lebih sabar, bukan untuk beberapa hari atau beberapa minggu ya. Saya harus bersabar cukup panjang. Malah, saya pernah berfikir “mungkin emang ngga diterima ya” Karena pada akhirnya sampai bulan Juli saya belum mendapat konfirmasi dari stasiun tv yang saya lamar. Padahal yang saya dengar dan saya baca, biasanya paling lama konfirmasi itu dua bulan jaraknya.

Sampai akhirnya, dengan kesabaran yang tinggi, saya ingat saat itu tanggal 11 Agustus 2017, sore hari saya mendapatkan sebuah telefon dari sebuah nomor yang tidak ada di kontak saya. Dan kageeetnya saya ternyata telefon itu dari salah satu user stasiun tv yang saya lamar untuk magang, TVONE. Dengan perasaan deg-degan saya sedikit diwawancara melalui telefon dengan user dari TVONE itu, yang ditanyakan adalah seputar CV yang saya kirim, mulai dari Jurusan, keahlian, aplikasi yang saya kuasai, sampai tawaran bidang-bidang yang saya minati. Tapi, ternyata di telefon itu saya masih harus menunggu konfirmasi lanjutan apakah saya diterima atau tidak.

Alhamdulillah, selang satu minggu dari telefon itu saya mendapat kabar kalau saya dinyatakan diterima untuk menjalankan program Internship atau magang di TVONE mulai tanggal 19 September 2017. Dan singkat cerita pada tanggal 18 September 2017 saya bertolak dari Pekanbaru ke Jakarta untuk menjalankan program magang saya.

19 September 2017, awal perjalanan terindah di tahun 2017

Tepat tanggal 19 September 2017, saya memulai program magang saya di PT Lativi Mediakarya atau tvOne. Di tvOne saya ditempatkan di Departemen Digital Service dengan bagian tim Creative Production.

Digital Service merupakan sebuah departemen di PT Lativi Mediakarya atau tvOne. Digital Service ini merupakan bagian dari divisi New Business. Tim Creative Production inilah yang bertanggung jawab atas pembuatan desain flyer gambar maupun video untuk promo program-program yang tayang di tvOne setiap harinya yang nantinya promo tersebut akan dibagikan melalui media sosial. Media sosial yang dimaksud antara lain Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, dan aplikasi streaming tvOne Connect. Selain bertanggung jawab atas pembuatan promo digital, Creative Production juga bertanggung jawab atas pembuatan konten-konten yang juga ada di dalam media sosial official tvOne seperti konten yang ada di Instagram tvOne @tvoneNews ada konten infografis dan video One Minute.

Nah, saya sangat nyaman sekali ada di tim ini karena semua yang saya kerjakan adalah hobi saya yaitu berkaitan dengan desain grafis dan editing video. Tim di Creative Production ini sangat menyenangkan, bahkan saya merasa magang yang benar-benar magang, saya diberikan jadwal dan sistem kerja yang sama dengan anggota tim Creative Production yang ada.

Setiap harinya saya diberi kesempatan untuk membuat berbagai flyer promo program tvOne yang akan tayang, saya juga ikut serta dalam proses brainstorming jika ada konten-konten special yang akan tayang, contohnya pada Program Special Jokowi Mantu beberapa waktu lalu. Dan saya merasa sangat bangga karena semua desain yang saya buat di unggah diberbagai sosial media tvOne.  Hari-hari saya diwarnai dengan permintaan desain dari segala user program yang akan tayang. Saya belajar bagaimana sistem kerja yang cepat, maksudnya saya harus menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu dan malah sesegera mungkin pekerjaan itu selesai.

Di tim Creative Production ini saya juga belajar bagaimana menjadi seseorang yang multitasking, saya belajar mengerjakan berbagai pekerjaan desain dan editing didalam waktu yang sama. Saya juga sangat senang karena bisa berkomunikasi secara langsung dengan user-user dan tim-tim lainnya di berbagai program yang ada di tvOne, dari tim news, talkshow, sport, dan lainnya.

Sebagai tim Creative Production, saya juga ikut serta dalam pembuatan konten untuk program One Pride MMA, pasti teman-teman tau kan program olahraga andalan tvOne ini, hehe. Seperti saya ikut serta dalam produksi konten Vlog Fighter One Pride MMA, teman-teman bisa check di akun youtube nya, hehe. Kemudian saya juga diberi kesempatan untuk melakukan editing konten vlog fighter itu, dan itu adalah pengalaman saya yang luar biasa.

Oh ya, selain itu, saya juga diberikan kesempatan untuk menjadi Backstage Reporter pada program One Pride MMA tvOne. Sebagai backstage reporter saya harus mewawancarai seluruh fighter yang memenangkan pertandingan untuk nantinya dishare ke sosial media tvOne. Dan beruntungnya saya, saat menjadi Backstage Reporter ini saya berkesempatan mewawancarai Bapak Adrie Bakrie, Bapak David Burke, dan paling istimewa adalah saya mewawancari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Bapak Imam Nahrawi. Pengalaman yang sudah pasti tidak akan pernah saya lupakan.

Sampai akhirnya masa-masa indah magang saya berakhir di tanggal 17 November 2017. Saya sangat merasa bersyukur dan beruntung diberi kesempatan yang luar biasa untuk bergabung di tim Creative Production Departemen Digital Service tvOne selama dua bulan. Banyak ilmu, pelajaran, kegembiraaan, dan kebaikan dari pihak-pihak tim Digital Service yang tidak akan pernah saya lupakan.  

Pesan saya adalah, Niatkan apa yang kita inginkan, Usahakan apa yang kita inginkan, dan Syukuri apa yang kita dapatkan.

 

Rhenez Alitdo Lasanov

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Riau

Instagram: @rhenezalitdo

Line : rhenezanov

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *