Menulis Buku Di Tengah Kesibukan Kuliah dan Organisasi? Begini caranya!

“Tugas kuliah sedang menumpuk dan amanah di organisasi silih berganti. Jangankan menulis buku, menyelesaikan tugas kuliah dan organisasi saja sudah kewalahan.” Eitss, bisa kok! ditengah kesibukan kuliah dan organiasi kita tetap bisa menerbitkan buku. Kalau ada kemauan pasti ada jalan! Begini caranya!

Pertama, tentukan tema tulisan yang ingin kita tulis. Hal ini sangat penting karena akan menjadi topik tulisan yang akan senantiasa kita tulis. Tema-tema tulisan seperti tentang kepemimpinan, pendidikan, musik, olahraga, teknologi, makanan dan sebagainya.

Kedua, buat draft tulisan! Draft tulisan berfungsi sebagai panduan kita dalam menulis. Yang paling mudah adalah berbentuk bab-bab. Pada bagian ini kita harus ‘memutar otak’ agar tulisan kita memiliki alur yang jelas. Apabila tahap ini telah selesai, akan memudahkan kita untuk kedepannya.

Ketiga, aktifkan media sosial! Kedengarannya memang unik, but, trust me it works! Kini media sosial menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi kita. Instagram, Facebook, Twitter, timeline di Line atau menggunakan fitur Snapgram atau Whatsnap kini bisa menjadi pilihan! Mengaktifkan media sosial akan menjadi ajang ‘latihan’ kita dalam menulis.

Keempat, buat website dan beli domain yuk! kita bisa membuat website pribadi secara gratis menggunakan Blogspot, WordPress, atau Tumblr. Kemudian coba aktifkan domain (dot)com, (dot)id, (dot)xyz dan sebagainya sesuai keinginanmu.

Teman-teman bisa membeli domain melalui media-media penjual hosting. Jangan khawatir tentang harga ya! Karena sudah banyak kok yang murah dan proses aktivasinya pun mudah.

“Kenapa harus membeli domain?” Simple saja, dengan membeli domain akan muncul perasaan ‘bersalah’ bila tidak mengisi website kita dengan tulisan-tulisan, bukan begitu? Mubazir kan sudah beli domain tapi websitenya tidak dimanfaatkan. Maka kita akan termotivasi menulis di website kita.

Kelima, isi medsos dan website kita dengan tema tulisan yang telah kita tentukan diawal. Tuliskan kegiatan positif kita terutama yang berkaitan dengan tema yang telah kita tentukan di awal.

Misalnya, bila kita memilih tema kepemimpinan, maka isilah medsos dan website kita dengan tulisan-tulisan seputar kepemimpinan. Kisah-kisah tentang kepemimpinan, teori-teori kepemimpinan, dll.

Bisa dari pelatihan-pelatihan yang kita ikuti, buku yang kita baca, hasil diskusi, dari pengalaman orang lain, dari berita, bahkan bisa dari refleksi keseharian kita.

Dari matakuliah yang kita pelajari lalu kita kaitkan dengan tema tulisan kita. Atau dari pemaknaan kegiatan-kegiatan organisasi yang kita jalani.

Keenam atau yang terakhir, rapihkan draft tulisan dan kirim ke penerbit! Waktunya merapihkan tulisan-tulisan di media sosial dan di website kita! Kumpulkan menjadi satu darft yang rapih. Tambahkan dengan daftar isi, kata pengantar dan biodata diri. Tulisan siap di kirim ke penerbit dan dicetak!

So, tidak ada lagi alasan kesibukan kuliah dan organisasi menghambat kita untuk berkarya khususnya untuk menerbitkan buku.  Karena dari kegiatan perkuliahan atau organisasi dapat kita kaitkan dengan buku yang ingin kita tulis. Selamat mencoba!

 

Muhammad Akbar Buana Tafsili – Fakultas Teknik Universitas Indonesia 2015

(Penulis Buku Mengambil Peran)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *