Pelajari dan Cintai Lingkungan Jangan Hanya “Omongan”, Ini Dia Teknik Lingkungan “Kebumian” !

Ayo… Jaga Bumi !!!

Rawatlah lingkungan rumah dan sekitarmu !

… dan bla… bla… bla…

Seringkan kita melihat berbagai macam slogan semacam itu? Dengan semangatnya kita menyerukan semua itu ya kan ? (atau mungkin kalian tidak ? hmmm)

Tapi pernahkan kalian berpikir lingkungan kita tidaklah sesempit bait-bait slogan itu? Apakah kalian tidak penasaran luasnya makna dibalik slogan itu? atau hanya akan diam saya? Hayoooo…

Eits… sebelum aku tuliskan lagi maka mari kita saling menyayangi setidaknya dengan berkenalan. 🤗

Halo perkenalkan namaku I Made Bayu Sastra Wiguna, aku akrab dipanggil Bayu, Made dan Bayem. Aku adalah anak ke-2 dari pasangan hebat dari Bali, yap… aku adalah putra daerah asli Bali yang saat ini masa mudaku aku rangkai di kota pelajar sebagai seorang mahasiswa Teknik Lingkungan “Kebumian” di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Dalam tulisanku ini aku ingin sedikit berbagi kisah dan pengalamanku kepada rekan-rekan sekalian, semoga bermanfaat dalam segala kerterbatasanku, selamat membaca.

 

Kenapa sih tertarik dengan Teknik Lingkungan ?

Awal mula kenapa aku bisa memilih jurusan ini bermula karena aku senang dan hobi akan kegiatan outdoor dan di SMA dulu aku masuk dalam sebuah ekstra kurikuler SPA (Siswa Pecinta Alam) atau akrab kita kenal dengan sebutan Sispala. Seiring berjalannya waktu dan banyak kegiatan yang kulalui aku berpikir di alam ini kita bukan hanya harus berkegiatan ataupun hanya sekedar bersenang-senang diatasnya (Bumi) tanpa tahu apa saja akibat buruk yang kita hasilkan. Hal tersebut juga dikarenakan keresahanku akan segala permasalahan lingkungan yang kerap terjadi di pulau kelahiranku sendiri.

Jauh sebelum UN mulailah aku “kepo” akan jurusan-jurusan yang aku harapkan klop dengan diriku. Dari sekian banyak jurusan di negeri ini aku mengerucutkan pilihanku kepada dua jurusan, yakni Teknik Lingkungan dan Kehutanan. Pilihan itu aku lalui dengan berbagai pernyataan dan pertanyaan berat dari berbagai pihak (karena kedua jurusan yang aku kerucutkan tersebut adalah jurusan yang sangat anti mainstream di daerahku). Contohnya pernah aku ditanya “Mau jadi apa masuk jurusan itu (Teknik Lingkungan dan Kehutanan) ? Mau kerja di pelosok kamu ?”, yak itu pertanyaan yang malah membulatkan tekadku, karena masuk dalam suatu jurusan bukan hanya untuk pekerjaan saja nantinya tapi terkait dengan minat atau bahkan passion-mu.

Seperti yang kalian ketahui salah dua orang fenomenal di negeri ini Bapak Jokowi dan Bapak Ahok bukanlah lulusan dari jurusan yang berbau politik, melainkan dari jurusan yang berbau kebumian yaitu Kehutanan dan Teknik Geologi. Jadi hal tersebut menghilangakan kecemasanku akan pertanyaan yang diberikan kepadaku saat itu. Pada akhirnya akupun berlabuh di Teknik Lingkungan “Kebumian”, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

 

Pengalamanku di Jurusan Ini ?

Pengalamanku selama di jurusan ini banyak suka dan dukanya, yak biar seimbang saja hahahaha. Namun dibalik duka aku lebih banyak merasakan sukanya, ya jelaslah aku kuliah sambil jalan-jalan kemana-mana. Karena gunung, bukit, lembah sampai pantai pun aku kunjungi.

Mungkin kalian ada yang bertanya-tanya “Loh…loh…kok kayak anak geologi sih ? Kan ini dia masuk Teknik Lingkungan, bukannya itu pelajari sampah dan limbah ?”

Yap benar keduanya hahahaha, jurusanku ini adalah Jurusan Teknik Lingkungan yang agak berbeda dengan Teknik Lingkungan lainnya di Indonesia karena singkatnya kami melihat, mempelajari dan mempraktekkan permasalahan lingkungan yang juga tak terlepas dari kacamata geologi. Hal tersebut pula yang membuatku memilih jurusan ini hehehe. Namun selain itu kami tetap mempelajari mengenai hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan layaknya jurusan sejenis lainnya seperti mengenai limbah, sampah, dll.

Aku mendapat obat penghilang rasa bosan dikala sudah sangat bosan kalau belajar didalam kelas melulu dengan adanya ekskursi lapangan, kuliah lapangan, fieldtrip, dll. Yaa selain itu dengan konsekuensi panas matahari dan dingin dikala hujan pun harus dihadapi yang juga sangat berguna untuk menempa mental dan fisik kita.

Disini aku banyak merasakan hal-hal seru untuk dipelajari diatas bumi kita ini. Contohnya saat melakukan kuliah lapangan di Kebumen, aku dapat melihat secara langsung bagaimana dinamika bumi ini berproses di lingkungan kita sendiri, mulai dari terjadinya gerakan massa tanah (di masyarakat lebih dikenal longsor), mulai mengeringnya sungai musiman, pemanfaatan sumber mata air oleh masyarakat dan banyak hal lagi. Ada pula contoh saat Praktikum Hidrologi kita melakukan pemetaan MAT (Muka Air Tanah), bila kita kaitkan dengan aspek lingkungan kita dapat memprediksi kemana arah aliran air tanah yang terkontaminasi oleh sumber pencemar agar dapat dilaksanakan tindakan teknis yang tepat.

Nah intinya pengalamanku disini tidak terlepas dari aspek kebumian yang ada baik diatas maupun dibawah permukaan bumi ini terhadap permasalahan yang kerap terjadi seperti pencemaran, kebencanaan, tata ruang, dll. Bukan hanya mempelajari sebatas dampak namun juga mempelajari penyebab serta proses yang berpengaruh terhadap dampak yang ditimbulkannya tersebut, sehingga kita sebagai orang teknik dapat merencanakan dan mengimplementasikan kajian dan pengendalian teknis yang baik dan sesuai.

 

Isi dalam jurusan ini bagaimana saja ?

Pada umumnya sih sama saja dengan jurusan teknik pada umumnya yang mempelajari Fisika, Kimia, Matematika, Gambar Teknik, dan matakuliah umum lainnya yang kerap disajikan di semester-semester awal. Dari semester pertengahan kita akan disajikan matakuliah-matakuliah yang lebih menjurus lagi baik itu Tata Ruang Lingkungan, Pengelolaan Limbah dan Pencemaran, Geologi Teknik, Geomorfologi, Sistem Informasi Lingkungan, Pengelolaan Bencana Alam, Ilmu Tanah, Hukum Lingkungan, K3, Instrumen Pengelolaan Lingkungan dan masih banyak lagi. Selain itu cukup banyak juga praktikumnya mulai dari Praktikum Mineralogi Petrologi, Geomorfologi, Kartografi, Pengelolaan Limbah Pencemaran dan B3, Biologi Lingkungan, Hidrologi, dll.

Yak memang berbau sedikit berbeda dengan Teknik Lingkungan pada umumnya. Selain karena hal yang sudah sempat aku jelaskan sebelumnya, jurusanku ini bernaung dibawah Fakultas Teknologi Mineral yang setiap jurusannya sangat lekat dengan kebumian. Disini ada tiga aspek utama lingkungan yang aku pelajari yaitu aspek ABC (Abiotik, Biotik dan Culture) yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Di jurusan ini ada tiga buah konsentrasi loh, yaitu Lingkungan Industri Perminyakan, Gas dan Panas Bumi, Lingkungan Industri Pertambangan, dan Lingkungan Binaan dan Kebencanaan.

Kalau kalian bertanya “Ngebosenin gak bro praktikumnya dan matakuliahnya?”, ya menurutku pribadi kembali lagi ke pribadi kalian masing-masing, karena secara manusiawi ada tipe orang yang cepat bosan tapi ada juga yang tidak, tapi ingat kemanapun kalian melangkah buatlah sebuah kemitmen yang kuat mengapa kalian berada disana dan ingatlah itu selalu baik dalam suka maupun duka yang kalian alami, jadi kalian akan tetap dengan senang dan tabah menghadapi semuanya termasuk sampai begadang dan jalan-jalan di lapangan, hahahaha serius dikit lah yaaa…. 🤣

 

Aktivitas akademik dan non akademiknya bagaimana ?

Biar gak bosen dengan matkul dan praktikum kalian masih dapat mengembangkan diri dalam berorganisasi disini, apalagi yang masih berkaitan dengan jurusan sendiri, disini terdapat HMTL (Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan) ataupun secara nasional terdapat IMTLI (Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia), beberapa contoh tersebut dapat kalian maksimalkan untuk lebih mendalami jurusan sembari mengasah kemampuan berorganisasi.

Selain itu terdapat banyak KSM (Kelompok Studi Mahasiswa) yang dapat diikuti, beberapa diantaranya adalah bila kalian suka akan GIS (Geographic Information System) mengenai pembuatan peta ataupun sistem informasi geografis lainnya, kalian bisa bergabung dengan EIS (Environmental Information System). Disini ada juga loh KSM mengenai kebencanaan, bila tertarik dengan kebencanaan baik itu mitigasi bencana, penanganan bencana, dll, disini ada yang namanya EDM (Environmental Disaster Management).

Kalau MaPaLa gitu ada gak yaaaaa? Oh jelas ada, disini kalian bila sukan akan kegiatan kepencintaalaman bisa bergabung dengan EA (Environmental Adventure), di EA ini kalian akan ditempa akan ilmu yang bukan hanya seperti MaPaLa pada umumnya namun juga ilmu-ilmu yang berkaitan akan teknik lingkungan itu sendiri.

Masih Kurang ?

Tidak terlepas dari naungan teknologi mineral disini juga ada EOSC (Environmental Oil and Gas Study Club) yang mewadahi kita untuk menambah ilmu dalam bidang lingkungan perminyakan, gas dan panas bumi. Selain itu ada juga MSC (Mining Study Club) yang mewadahi dalam bidang lingkungan pertambangan yang sama-sama mempelajari mengenai lingkungan pada industri-industri tersebut. Karena sampai saat ini kita masih menggunakan sumber daya energi tersebut namun kita juga harus ingat akan lingkungan kita ini yaitu dengan menjaga dan melestarikan fungsi-fungsi lingkungan yang ada, namun kita juga harus mempelajari mengenai pemanfaatan teknologi energi bersih yang mana terdapat pula mata kuliahnya di jurusan ini. Mantap kan ? 👍

Nah selain itu masih banyak lagi lohhh yang lainnya, yang dapat kalian ikuti disini termasuk dalam bidang rohani, jasmani juga ada bila kalian suka olahraga (futsal, basket, dll) bahkan ada gamers juga cuy….Jadi kalian bebas ingin jauh lebih mengembangkan diri dan bakat kalian dimana. Asal kalian jangan setengah-setengah dan tetap berkomitmen yaaa….

Jangan sampai loh cuma jadi mahasiswa/i KUPU-KUPU (kuliah pulang kuliah pulang) hmm….

Kalian dapat memanfaatkan waktu luang untuk menambah teman dan ilmu tentunya, daripada gabut gak ada kerjaan di rumah atau kosan (terutama yang merantau). 😂

Ada gak sih yang disukai dan yang tidak disukai ?

Mungkin dari yang tidak suka saja dulu ya hahaha. Kalau yang aku tidak suka ya relatif seperti anak teknik pada umumnya kali ya, yaitu kurangnya waktu tidur (saat sulit untuk bisa bagi waktu) terutama dikala semester-semester yang banyak praktikumnya, tapi ya itu kembali lagi sebuah konsekuensi bagiku dan disini aku belajar untuk mengurangi untuk mengeluh dan belajar membagi waktu hehe….

Kalau yang senang ya sudah jelas banyak hahahaha, karena disini aku memiliki banyak saudara yang sedari awal kita sudah bersama-sama terutama untuk merasakan tempaan di lapangan sehingga mereka menjadi keluarga keduaku disini. Yak ada suatu pernyataan bahwa kalau kita ingin lebih mengetahui sifat seseorang lebih dalam maka dapat kita lihat di lapangan, contohnya saat kuliah lapangan atau bahkan saat mendaki bisa juga tuh wkwk. Selain itu aku banyak mendapatkan ilmu-ilmu baru yang sangat bermanfaat yang mungkin akan sedikit sulit aku dapatkan di daerah asalku, dan tentunya dapat mengenal ragam budaya yang melebur menjadi satu di kota pelajar ini.

 

Prospek kerja

Untuk prospek kerja Teknik Lingkungan sangat dibutuhkan baik di instansi ataupun industri dan menurut pendapatku pribadi sangat fleksibel. Kalian ingin mengabdi untuk negeri ? Sangat Bisa! Instansi kepemerintahan yang bisa dicoba yaitu Kementerian PU, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BNPB, dll. Bisa juga pada Industri Perminyakan, Gas dan Panas Bumi (Pertamina, Chevron, Total, dll), pertambangan (Antam, Bukit Asam, Freeport, dll), konstruksi bahkan sampai industri penerbangan (Angkasa Pura) dan masih banyak lagi loh….

Tapi kalau kalian juga ada minat dalam membuka peluang bisnis sendiri atau bersama teman dan saudara juga bisa, karena kalian juga bisa membuat CV ataupun bahkan PT yang menangani dalam bidang lingkungannya atau bisa juga disebut sebagai konsultan lingkungan, dan tetap tidak menutup kemungkinan untuk tetap dapat membuka usaha sendiri secara wiraswasta, karena dalam bidang apapun itu harus tetap berdoa, bersemangat dan optimis. 🙌

Oke mungkin cukup segitu aja dulu yaaa sedikit sharing dariku yang dapat aku sampaikan bareng kalian para pembaca, rekan-rekan dan adik-adik (kalau semuanya nanti berjam-jam loh bacanya wkwkwk), mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan dan maaf kalau ada informasi yang kurang jelas. Pokoknya jangan bosan untuk membaca sharing dari rekan-rekan yang lainnya untuk lebih memantapkan dirimu atau sekedar berbagi pengalaman, bila ada hal yang ingin ditanyakan jangan sungkan untuk DM ke Instagramku (bayu_sastra) yaa…

Terimakasih banyak, Salam Lestari !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *